Jumat, 04 November 2016

Screen House

Screen House 
Adalah struktur bangunan yang melindungi tanaman dari gangguan gangguan hama, penyakit dan terpaan angin berlebih. Bahan penutup bangunan adalah material anti insect screen yang selanjutnya disebut screen saja.
Karena berupa screen maka curah air hujan tetap dapat masuk ke pertanaman, tetapi dalam butir yang halus, sehingga tidak merusak tanaman dan media tanam. 

Bentuk bangun screen house yang banyak dipakai kebanyakan adalah berbentuk kubus dengan permukaan atas datar. Desain seperti ini dibuat dengan pertimbangan lebih mudah dan lebih murah. Struktur dibuat dari bermacam-macam bahan, seperti bambu, kayu dan lain - lain, tetapi yang kami bangun adalah menggunakan material yang tahan lama, yaitu menggunakan besi galvanis, atau paduan besi dengan kawat sling. 

Material anti insect screen ( selanjutnya screen saja ), terbuat dari bahan PE monofilament dengan warna antara putih dan transparan.
Tidak disarankan menggunakan screen berwarna lain, karena akan menyebabkan reduksi / pengurangan kwalitas intensitas cahaya. Yang terbaik dalah menggunakan warna transaparan saja. Screen yang baik yang mengandung anti UV dan anti oksidan dapat bertahan sampai 10 tahun. 

Screen mempunyai spesifikasi ukuran lubang yang ditunjukkan dengan satuan mesh.
Satuan ini menyatakan banyaknya lubang persatuan luas bisa cm2 atau inchi. Makin halus lubang screen makin tinggi nilai meshnya. Untuk menekan serangga pembawa penyakit menggunakan mesh yang tinggi adalah baik, tetapi jika nilai mesh terlalu tinggi dapat mengurangi laju pergerakkan udara.
Hal ini dapat menyebabkan suhu di dalam screen house semakin meningkat.
Untuk itu besaran mesh harus dipertimbangkan dengan cermat.
Biasanya untuk dinding dan atap menggunakan nilai mesh yang berbeda. 
Ukuran mesh dinding sebaiknya lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran mesh atap. 

Manfaat Screen house 


Dapat disebutkan beberapa manfaat aplikasi screen house antara lain : 
* Mengurangi intensitas cahaya yang lebih, sehingga menghindari tanaman dari terbakar (burning) dan kekeringan.
* Menghindari tanaman dari gangguan hama dan penyakit.
* Mengurangi evaporasi / evapotranspirasi ( penguapan areal ) sehingga air di media tanah dapat terjaga.
* Mengurangi terjadinya pencucian pupuk / nutrisi (leaching) akibat guyuran hujan, karena butir hujan akan pecah lebih halus.
* Mengurangi gangguan fisik baik angin maupun hewan.
* Dapat mengurangi penggunaan pestisida, sehingga resiko residu pada hasil produksi dapat dihindari.
* Dapat dibangun dalam skala luas, karena struktur dapat mengikuti kontur tanah yang ada.

1 komentar:

  1. Why viewers still make use of to read news papers when in this technological globe the whole thing is available on net? facebook login facebook login

    BalasHapus